Dinas Perkebunan Fokus Peremajaan Tanaman Kakao di Sulsel

Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan kejayaan produksi Kakao, sebagai salah satu tanaman unggulan Sulsel

”Kita fokus peremajaan, jadi tanaman yang sudah tua, kita bongkar dijadikan pupuk kompos makanya kita kawal ini, begitu di tebang tidak hanya langsung dibuang tapi sisa pohon dan daunnya itu digunakan pembuatan pupuk kompos,” kata Parenrengi, Rabu (13/2/2019).

“Itulah agak sulit memang melakukan perluasan, makanya sasaran utama kita itu peremajaan. Tanaman tua kita ganti, tanaman muda itulah kita intensifkan dengan melakukan pemupukan, jika sudah menghasilkan ada pemangkasan,” tutur Parenrengi.

Adapun harga kakao perkilogram (kg) saat ini, kata Parenrengi, masih di angka normal yaitu kisaran harga Rp25.000 kg sampai Rp32.000 kg.

“Harga ini memang masih unggul dari harga jagung, namun yang bedanya adalah pada hasil produksi panen,” ujar Parenrengi.

sumber : sulselsatu.com